Wednesday, December 3, 2008

GREEN HOUSE EFFECT

EFEK RUMAH KACA & AKIBATNYA

Ketika udara Jakarta semakin panas, banyak orang, komentator, pengamat, atau yang disebut pakar mengatakan bahwa hal ini akibat dari pemanasan global yang mengakibatkan terjadinya efek rumah kaca. Hal ini banyak benarnya. Hanya saja ketika para komentator tersebut memberi komentarnya, jarang atau hampir tidak ada yang memberi penjelasan tentang apa sebenarnya efek rumah kaca itu dan bagaimana terjadinya.

Efek rumah kaca atau dalam bahasa asingnya dikenal dengan istilah green house effect adalah suatu fenomena dimana gelombang pendek radiasi matahari menembus atmosfer dan berubah menjadi gelombang panjang ketika mencapai permukaan bumi. Setelah mencapai permukaan bumi, sebagian gelombang tersebut dipantulkan kembali ke atmosfer. Namun tidak seluruh gelombang yang dipantulkan itu dile­-pas­kan ke angkasa luar. Sebagian gelombang panjang dipantulkan kembali oleh lapisan gas rumah kaca di atmosfer ke permukaan bumi. Gas rumah kaca adalah gas-gas di atmosfer yang memiliki kemampuan untuk menyerap radiasi matahari yang dipantulkan oleh bumi sehingga bumi menjadi semakin panas.

Perubahan panjang gelombang ini terjadi karena radiasi sinar matahari yang datang ke bumi adalah gelombang pendek yang akan memanaskan bumi. Secara alami, agar tercapai keadaan setimbang dimana keadaan setimbang di permukaan bumi adalah sekitar 300 K, panas yang masuk tadi didinginkan. Untuk itu sinar matahari yang masuk tadi harus diradiasikan kembali. Dalam proses ini yang diradiasikan adalah gelombang panjang infra merah.

Proses ini dapat berlangsung berulang kali, sementara gelombang yang masuk juga terus menerus bertambah. Hal ini mengakibatkan terjadinya akumulasi panas di atmosfer, sehingga suhu permukaan bumi meningkat. Hasil penelitian menyebutkan bahwa energi yang masuk ke permukaan bumi: 25 % dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfir, 25 % diserap awan, 46 % diabsorpsi permukaan bumi, dan sisanya yang 4 % dipantulkan kembali oleh permukaan bumi (beberapa penelitian memberikan hasil yang berbeda).

Efek rumah kaca itu sendiri terjadi karena naiknya konsentrasi gas CO2 (karbondioksida) dan gas-gas lainnya seperti sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NO), nitrogen dioksida (NO2), gas metan (CH4), kloroflourokarbon (CFC) di atmosfir. Kenaikan konsentrasi CO2 itu sendiri disebabkan oleh kenaikan berbagai jenis pemba-karan di permukaan bumi seperti pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara, dan bahan-bahan organik lainnya yang melam-paui kemampuan permukaan bumi antuk mengabsorpsinya. Bahan-bahan di permukaan bumi yang berperan aktif untuk mengabsorpsi hasil pembakaran tadi ialah tumbuh-tumbuhan, hutan, dan laut. Jadi bisa dimengerti bila hutan semakin gundul, maka panas di permukaan bumi akan naik.
Energi yang diabsorpsi dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi infra merah oleh awan dan permukaan bumi. Hanya saja sebagian sinar infra merah tersebut tertahan oleh awan, gas CO2, dan gas lainnya sehingga kembali ke permukaan bumi. Dengan meningkatnya konsentrasi gas CO2 dan gas-gas lain di atmosfer maka semakin banyak pula gelombang panas yang dipantulkan bumi diserap atmosfer. Dengan perkataan lain semakin banyak jumlah gas rumah kaca yang berada di atmosfer, maka semakin banyak pula panas matahari yang terperangkap di permukaan bumi. Akibatnya suhu permukaan bumi akan naik.

Dengan meningkatnya suhu permu-kaan bumi akan mengakibatkan perobahan iklim yang tidak biasa. Selain itu hutan dan ekosistem pun akan terganggu. Bahkan dapat mengakibatkan hancurnya gunung-gunung es di kutub yang pada akhirnya akan menga-kibatkan naiknya permukaan air laut sekaligus menaikkan suhu air laut.
Fenomena efek rumah kaca atau green house effect ini pertama kali ditemukan oleh fisikawan Perancis Joseph Fourier pada 1824 dan di-buktikan secara kuantitatif oleh Svante Arrhenius pada 1896. Penyebutan nama efek rumah kaca sebenarnya didasar-kan atas peristiwa alam yang mi-rip dengan yang terjadi di rumah kaca yang biasa digunakan untuk kegiatan pertanian dan perkebunan untuk menghangatkan tanaman di dalamnya. Panas yang masuk ke dalam rumah kaca akan sebagian terperangkap di dalamnya, tidak dapat menembus ke luar kaca, sehingga menghangatkan seisi rumah kaca tersebut.
Dalam bahasa yang sederhana, proses terjadinya efek rumah kaca adalah demikian: panas matahari merambat dan masuk ke permukaan bumi. Kemudian panas matahari tersebut akan dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa melalui atmosfer. Sebagian panas matahari yang dipantulkan tersebut akan diserap oleh gas rumah kaca yang berada di atmosfer. Panas matahari tersebut kemudian terperangkap di permukaan bumi, tidak bisa melalui atmosfer. Sehingga suhu bumi menjadi lebih panas.
Sudah disebutkan diatas bahwa efek rumah kaca terjadi karena emisi gas rumah kaca. Meningkatnya gas rumah kaca tersebut dikontribusi oleh hal-hal berikut:
Energi
Pemanfaatan berbagai macam bahan bakar fosil atau BBM (bahan bakar minyak) memberi kontribusi besar terhadap naiknya konsentrasi gas rumah kaca, terutama CO2. Kita lihat mayoritas kendaraan bermotor masih menggunakan BBM. Pabrik-pabrik pun juga. Selain BBM, yang paling banyak menghasilkan gas rumah kaca adalah batu bara yang melebihi BBM. Sebagai gambaran, untuk menghasilkan energi sebesar 1 KWh, pembangkit listrik yang meng-hasilkan batu bara mengemisi gas rumah kaca sekitar 940 gr CO2, sementara pembangkit listrik yang menggunakan minyak bumi untuk menghasilkan energi yang sama menghasilkan emisi gas rumah kaca sekitar 581 sampai dengan 798 gr CO2. Sedangkan pengemisi terbesar adalah industri dan transportasi.

Kehutanan
Salah satu fungsi hutan adalah sebagai penyerap emisi gas rumah kaca. Karena hutan dapat mengubah CO2 menjadi O2. Sehingga perusakan hutan akan memberi kontribusi terhadap naiknya emisi gas rumah kaca.

Pertanian dan Peternakan
Di sektor ini emisi gas rumah kaca dihasilkan dari pemanfaatan pupuk, pembusukan sisa-sisa pertanian dan pembusukan kotoran-kotoran ternak, dan pembakaran sabana. Di sektor pertanian, gas metan (CH4) yang paling banyak dihasilkan.

Sampah
Sampah adalah salah satu kontributor besar bagi terbentuknya gas metan (CH4), karena aktivitas manusia sehari-hari.
Sejauh ini kita masih melihat efek rumah kaca sebagai hal yang merugikan manusia, namun tidak demikian sebenarnya. Tanpa efek rumah kaca, bumi kita ini akan sangat dingin seberti bukit es. Efek rumah kacalah yang membuat bumi ini hangat dan laik huni. Hanya saja sebisa mungkin harus ditekan naiknya gas rumah kaca yang akan meningkatkan efek rumah kaca agar suhu bumi tidak semakin panas. Efek rumah kaca sudah banyak diman-faatkan di Eropa oleh para petani, terutama di musim dingin agar tanamannya tetap hangat. IPB pun melalui Pusat Pengembangan Ilmu Teknik untuk Pertanian Tropika (CREATA) sudah ikut memanfaatkan teknologi efek rumah kaca dengan membuat alat pengering berben-tuk limas segi enam yang diberi nama ELC-05.

Selain menyebabkan efek rumah kaca, beberapa gas polutan yang telah kita sebutkan di atas juga berpotensi menyebabkan penipisan lapisan ozon, yang akan menye-babkan semakin banyak sinar ultra violet masuk ke permukaan bumi yang diduga dapat menyebabkan kanker kulit, penyakit katarak, menurunnya kekebalan tubuh, bahkan menurunkan hasil panen. Salah satu yang sangat berperan dalam penipisan lapisan ozon adal kloroflo-rokarbon (CFC) yang masih banyak kita jumpai dipasang di AC, walaupun sudah dilarang pemerintah. (Gilbert Hutauruk - SBTI)

Tuesday, October 21, 2008

BMW Seri 3


• BMW 320i Lifestyle offers first-in-industry BMW Navigation system, Bluetooth and MP3 Player as standard features.• A BMW car is a smarter and more secure investment than ever before.
Jakarta. PT BMW Indonesia, the provider of BMW premium cars and services in Indonesia, introduces the BMW 320i Lifestyle complete with BMW Navigation, Bluetooth and MP3 player as standard features – the best features in its class. On top of integrating the latest hi-tech gadgets in the car, the BMW 3 Series has emerged as the best investment for those seeking a premium.
The BMW 320i Lifestyle now comes with BMW Navigation featuring 3.5`` touch screen display monitor installed in the dashboard. The most up-to-date maps of Java and Bali have been pre-installed in the system. Locating restaurants, hotels, fuel stations as well as members of the BMW dealer network is simple and convenient. The driver only has to enter the name of the desired location into the system for the navigator to guide him or her to the intended location. All the information in the system is transmitted by GPS satellite. The innovative BMW Navigation system is also equipped with the Bluetooth and MP3 player. Paired with mobile phones that are equipped with Bluetooth technology, the BMW Navigation features a hands-free phone system to offer a higher safety driving standard. Driver can receive calls and talk into the speaker and microphone installed in the system. Phone book transfer is also available on selected mobile phone models. BMW Navigation allows the creation of an MP3 play list in the system for the driver to enjoy favorite music during driving.
The BMW 3 Series is also equipped with a multifunction steering wheel and wood panel to give more comfort and a enhanced luxury in the cabin of the car. One of the favorite features, the shark fin antenna, has also been added to the car.
The BMW 320i Lifestyle features a four cylinder 1.995 cc engine that has been upgraded to produce maximum output of 156 hp at 6,400 rpm and maximum torque of 200Nm at 3.600 rpm. Acceleration from 0 to 100 km/h can be reached in just 9.8 seconds, with a top speed of 218 km/h. The average fuel consumption is 8 liter/km and CO2 level at 191 gram/km.
The current inflation and bank interest rate situation has made BMW 3 Series the most outstanding option for those who want the best return on their investment. The BMW 320i Lifestyle is priced at Rp. 479.900.000,- off the road. The purchase of BMW 320i is complimented by up to 3 years Buy-Back Guarantee program. Bestindo Car Utama, the BMW Used Car Center, will guarantee the resale value at 85% for one-year old car or maximum 20,000 km, 75 % for two-year old car or maximum 40,000 km and 65% for three-year old car or maximum 60,000km on the condition that the car is insured, in good condition and not modified using non-original parts.
In providing full a full peace of mind ownership experience, all BMW models are covered with a three-year warranty and BMW Service Inclusive offering 5-year free service.
In addition to the BMW 320i Lifestyle, additional variants such as BMW 320i Lifestyle Executive, 320i Lifestyle Sports and 320i Lifestyle Ultimate are available. The Executive, Sports and Ultimate packages can be purchased for an additional Rp. 22.000.000,-, Rp.40.500.000,- and Rp. 44.000.000,- consecutively.

The New BMW X6 Debuts in Indonesia

The New BMW X6 Debuts in Indonesia
Jakarta। PT BMW Indonesia, the provider of premium cars and services in Indonesia, introduced the first Sports Activity Coupé in the world, the new BMW X6, in a press briefing today।
The new BMW X6 carries a distinctive design, a combination of the sporting elegance of a large BMW Coupé with the powerful presence of a BMW X model. It also features a unique driving characteristic that combines on the road driving dynamic and supremacy on all kinds of terrain.
The new BMW X6 comes as a standard with BMW’s intelligent xDrive for variable distribution of drive power between the front and rear axle. In addition, this is the first vehicle in the world that features Dynamic Performance Control for variable distribution of drive force between the two rear wheels. The system significantly enhances steering precision, traction on bends and agility of the vehicle.
The variant introduced for the Indonesian market is the BMW X6 xDrive35i, powered by the most muscular in-line 6-cylinder 3.0 liter engine producing a maximum output of 306 hp at 5,800 rpm with maximum torque of 400 Nm at 1,300 rpm. The power unit features Twin Turbo technology that result in unparalleled power and performance with an impressive fuel efficiency. The engine is also much lighter with its all-aluminum crankcase promising the superior agility of the car. The BMW X6 xDrive35i accelerates to 100 km/h in 6.7 seconds and has a top speed of 240 km/h. Average fuel consumption is 12.1 liters/100 km and the CO2 rating is 286 grams/km.
The new BMW X6 xDrive35i with standard features is introduced at Rp.1.510.000.000,- off the road Jakarta. Including optional features such Active Steering and Adaptive Drive, the new BMW X6 xDrive35i is priced at Rp. 1.620.000.000,- off the road. Due to high global demand, only a very limited number of units are available for customers worldwide and in Indonesia. The top of the range BMW X6 xDrive50i, powered by a newly developed 8-cylinder 4.4 liter engine is also available for order.
Owners are entitled to a two-year warranty and BMW Service Inclusive at all BMW authorized dealerships in Indonesia. Only BMW cars purchased at BMW authorized dealerships in Indonesia have been adjusted to the specific traffic, road and weather conditions as well as fuel quality in the country.
Product Information• Front end with powerful presenceThe flair and look of the front end give BMW`s new Sports Activity Coupé powerful presence. It creates an impression of being lower and even more sporty. The DNA typical of BMW X car can be seen from the engine compartment lid, the dual round headlights and the structure of BMW kidney grille in upright position.
• Side view: dynamic roofline and muscular surfacesThe new BMW X6 features unique proportions. The short overhang emphasizes the dynamic character, the roofline tapering out gently to the rear and the long body overhang at the rear end giving the X6 its stretched Coupé silhouette. The roof reaches its highest point directly over the front row of seats.
The BMW X6 comes as standard on 19-inch light alloy wheels. Runflat safety tyres also featured as standard enable the driver to continue to a nearby workshop after a puncture, even with complete air loss.
• Rear end : strong shoulders and powerful presence on the roadThe elegance, sportiness and robustness characteristics come together in fascinating style at the rear end. The entire rear view is split up by horizontal lines giving the rear end an even wider look and emphasizing the powerful stance of the car on the road. The rear lights re-interpret the L-shape typical of BMW X model and adding a dynamic flowing look.
• Sporting and exclusive interiorThe interior of the BMW X6 offers a unique combination of exclusive, luxury, sporting dynamic and powerful design to every detail. Sophisticated, high quality surfaces make the interior an outstanding experience in touch and looks. The new BMW X6 offers a commanding seating position. This new model also stands out due to the two single seats at the rear separated by the centre console typical of a Coupé.
The new BMW X6 also features a sports multi function steering wheel with shift paddles as standard.
• Spacious luggage compartmentSeen from the rear, the rear door of the BMW X6 creates a feeling of forward-striving openness and, as a result, a generous experience of space. The luggage compartment is so spacious and capable of accommodating four golf bags.
• Combination of superior dynamic and outstanding comfortThe new BMW X6 offers supreme driving dynamics with its powerful engine, intelligent xDrive technology, DSC Dynamic Stability Control and Dynamic Performance Control. It offers a significant increase in agility, unique stability in fast bends and safe traction on slippery surfaces. Optional features to reach highest level of driving dynamic include Adaptive Drive and Active Steering.
• Enhanced safety systemThe new BMW X6 features not only the frontal and hip/thorax airbags, but also curtain head airbags at the side for superior safety. Inflating out of the panels on the A-pillars and the roof lining, these curtain airbags protect the front and rear occupants from injury. Another important feature is the use of three-point inertia-reel seatbelts on all seats. To prevent cervical spine injury in the event of rear collision, the front seats also come with crash-activated headrests. ISOFIX child seat fastenings also features as standard on the rear seats. The frontal airbags come with a two-stage gas generator and are activated with varying intensity depending on the severity of an accident. It also features rollover sensors will activate the curtain airbags and bell latch tensioners.
• BMW xDriveThe permanent all-wheel drive with electronically controlled, variable distribution of drive forces between the front and rear axle gives the BMW X6 not only superior traction, but also enhanced driving dynamics. Under normal driving conditions BMW xDrive spreads out drive forces in 40:60 ratio front-to-rear. Sensors constantly measure slip on the front and rear wheels, with the system therefore able to vary the distribution of power and torque whenever necessary within tractions of a second. The system recognizes even the slightest tendency to over steer or under steer and take appropriate action as soon as necessary.
• Dynamic Performance ControlDynamic Performance Control is an innovative system that varies the distribution of torque to the left and right rear wheels. The precise split depends on the situation, but generally speaking, when cornering, more torque is channeled to the outside wheel. The result is more precise steering or even better road holding, especially when accelerating out of corners. Combined with xDrive, it ensures optimum handling and maximum driving pleasure.
The new BMW X6 is the first vehicle in the world to offer such a stabilizing effect independent of engine load and flow of power.
• DSC for higher safety and dynamic drivingWith the Dynamic Performance Control, the DSC Dynamic Stability Control is now required far less frequently. DSC in the new BMW X6 includes further functions to enhance safety and driving dynamics. This includes the ABS Anti-lock Brake System, ASC Automatic Stability Control, Trailer Stability Control, HDC Hill Descent Control, DBC Dynamic Brace Control, CBC Cornering Brace Control and Automatic Cruise Control with brake function.
• Extra sporting automatic transmissionThe new BMW X6 is equipped with the upgraded six-speed automatic transmission that can be controlled through the electronic gear selector lever or via paddles on the steering wheel. To shift to the parking position, all the driver has to do is press the P Button on the top of the gearshift lever.
To activate the manual gearshift, the driver can move the gearshift lever to the left and sequentially move the gear by hand or using the shift paddle. The advantage of using the paddles is that the driver is able to shift gears manually with maximum spontaneity whenever required: as soon as he presses one of the paddles, the transmission will immediately switch over from the automatic mode into manual gearshift.
• Bi-xenon headlightThe standard bi-xenon dual headlights do not only ensure optimum illumination of the road in the dark, but also provide a daytime light function. It also comes standard with a light and rain sensor to automatically control the lights and windscreen wipers whenever they are required. It is also equipped with High Beam Assistant.
• iDriveThe new BMW X6 comes as standard with the user-friendly and progressive BMW iDrive control concept to control Air Conditioning, Entertainment and Communication functions.
To make the operation of these systems even easier, there are eight individual choice favorite buttons.
• Optional Active SteeringThis unique system provides the optimum steering transmission at all speeds and for every steering angel. Up to a speed of about 90 km/hour Active Steering remains direct and highly responsive. At higher speeds, the transmission ratio becomes increasingly indirect in the interest of superior directional stability and enhanced driving comfort.
• Optional Adaptive Drive with data transfer via FlexRayThe Adaptive Drive technology gives the new BMW X6 incomparably superior driving behavior. By means of sensors, Adaptive drive permanently monitors and calculates all datas such as road speed, the steering angle, acceleration of the vehicles’ body and wheels. Applying this information, Adaptive drive masterminds both the swivel motors on the anti-roll bars and the electromagnetic valves on the dampers. Adaptive Drive also comes with FlexRay high-speed data transmission for quick and reliable coordination.

Tuesday, October 14, 2008

Have a positive day

Aset paling berharga bagi banyak orang adalah juga aset yang paling belakangan dihargai. Aset itu, bila ditangani dengan semestinya, akan mampu memberikan hasil secara dramatis. Aset yang tidak dapat dikenakan harga setinggi apapun. Itulah otak manusia, pikiran dan proses berfikir.
Otak merupakan kawasan penyimpanan yang kapasitasnya luar biasa, menjadi pentinglah untuk berhati-hati di dalam mengisinya. Sebagian orang mempunyai otak yang penuh dengan pemikiran dan pengalaman negatif. Mereka akan secara terus-menerus menanamkan masukan saya tidak mampu dengan setumpuk alasan mengapa mereka tidak mampu. Sehingga ketika dihadapkan pada sebuah kesempatan atau tantangan baru, otak mereka, ketika ditanya, mengirimkan jawaban : Tidak, kamu tidak mampu, atau tanggap! an lain semacam itu.
Lima langkah yang diperlukan untuk membangun kepercayaan diri dan yang pada gilirannya membangun rasa percaya diri bagi motivasi diri dari dalam.
Hindari mencari-cari alasan
Begitu banyak orang mengurungkan niat mereka dengan mengajukan alasan yang tidak masuk akal dan samasekali salah. Seperti : - Saya tidak bisa - Saya tidak mampu sebab... - Pendidikan saya belum memadai - Saya sudah terlalu tua - Saya masih terlalu muda, dll Siapapun dapat mencari alasan bagi hampi! r segalanya, maka dalam membangun kepercayaan diri, jangan sekali-kali membuat alasan. Hal itu mungkin sangat menyenangkan dan menentramkan hati, tetapi alasan-alasan hanya akan menghambat seseoarang dari pencapaian sasaran. Ingatlah bahwa otak Anda adalah kawasan penyimpanan -- apa yang Anda masukkan pada gilirannya akan keluar lagi, jadi gantilah penyisipan hal-hal negatif dengan hal-hal positif.
Gunakan Daya Imajinasi
Otak dengan kapasitasnya yang tidak terbatas dapat membantu Anda dengan tanpa batasan mencapai ambisi hidup jika Anda memberinya kesempatan. Biarkan dia menggambarkan diri Anda sebagai pribadi yang Anda inginkan. Dengan jelas menggambarkan apapun wujud yang Anda inginkan. Semakin Anda memikirkan itu semua semakin besar kepastian akan suatu hasil yang positif. Jika Anda terus menerus membiarkan pikiran Anda dipenuhi ! dengan bermacam-macam pemikiran mengenai penyakit dan kesehatan yang buruk, Anda hampir pasti akan mengalami penyakit yang Anda pikirkan. JIka Anda terus menerus memikirkan hasil negatif tentang pergaulan atau karier bisnis, pemikiran itu pada gilirannya akan mengakar dalam diri Anda. Maka dalam proses membangun kepercayaan diri dengan menmggunakan proses kesan daya imajinasi otak, pentinglah untuk menjadi yakin bahwa apa yang sedang Anda pikirkan dan lihat dengan jelas adalah hal yang positif. Hal yang positif itu harus memungkinkan kesan positif pada diri Anda dan peningkatannya, serta pemikiran positif itu harus mengarah ke sasaran Anda, cita-cita dan kebahagiaan dalam hidup.
Jangan Takut Gagal
Kegagalan telah mengahalangi begitu banyak orang sehingga mereka mundur sebelum mencoba, berbuat atau meraih keberhasilan sebab mereka tidak mampu menerima terminolo! gi dimana ada kemungkinan untuk gagal. Sebagian orang benar-benar tidak pernah mencoba sesuatupun sebab rasa takut gagal ini telah menguasai otak mereka selama bertahun-tahun. Setiap hari mereka memikirkan kegagalan ini sehingga mereka tidak pernah sungguh-sungguh melakukan sesuatu dan pada akhirnya mereka tidak percaya diri dan penuh keraguan.
Penampilan Membentuk Kepercayaan Diri
Penampilan luar memang bukan segalanya. Kadang-kadang perlu untuk membelanjakan uang demi penampilan luar yang menarik, karena dengan penampilan luar yang menarik memberi kesempatan yang ada dalam diri Anda untuk merasa baik. Tetapi haruslah tetap bersikap realistis. Sebagian orang bersikap berlebihan dalam penampilan mereka dan pada akhirnya semua itu hanya demi kepuasan ego mereka.
Susunlah Catatan Mengenai Sukses Yang Diperoleh
Setiap orang pernah mencapai sukses dalam hidupnya. Cara mengumpulkan catatan sukses masa lalu sangat sederhana. Pikirkan balik sukses Anda yang paling awal yang mungkin terjadi pada masa sekolah ketika memenangkan lomba balap kelereng atau balap karung. Mungkin juga berawal dari ucapan selamat ketika memenangkan lomba mengambar atau melukis. Ini bisa dulakukan secara lisan pada suatu audio kaset atau buku catatan. Anda bisa melihat kembali catatan dan memperbaharui aset paling berharga Anda dengan kenangan akan sukses tersebut.
Motivasi hanya dapat mengabadikan diri berdasarkan harapan. Untuk memotivasi diri, seseorang harus memiliki harapan tentang sebuah masa depan. Oleh karena itu dalam memotivasi diri seseorang bertanggung jawab untuk menciptakan sendiri harapannya.
Disarikan dari ! buku Sukses Memotivasi karangan Richard Denny semoga bermanfaat!
Have a positive day!

Friday, October 10, 2008

HIGH SALARY IS NOT EVERYTHING


Mengapa perputaran karyawan tinggi walaupun remunerasinya di atas rata-rata? Uangkah pemicunya? Atau ada faktor lain yang menentukan kesetiaan mereka?

Akhir tahun lalu, Lesmana, seorang teman lama yang ahli dalam pengembangan bisnis telekomunikasi mendapatkan tawaran dari sebuah perusahaan multinasional untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Dia tertarik dan memutuskan untuk bergabung. Dia telah banyak mendengar tentang pimpinan perusahaan ini, yang sering diberitakan sebagai pemimpin visionaris dan legendaris.

Gaji Lesmana besar, perlengkapan kantornya mutakhir, teknologinya canggih, kebijakan SDM-nya pro-karyawan, kantornya megah di daerah segitiga emas, bahkan kantinnya menyajikan makanan yang lezat dan murah. Dua kali dia dikirim keluar negeri untuk pelatihan. "Proses pembelajaran saya adalah yang tercepat di sini" kata Lesmana. "Sungguh menakjubkan bekerja dengan dukungan teknologi mutakhir seperti di perusahaan ini".

Siapa nyana dua minggu lalu, belum genap tujuh bulan bekerja di perusahaan itu, dia mengundurkan diri. Lesmana belum mendapatkan tawaran pekerjaan lain, tapi dia tidak sanggup lagi bertahan di sana. Belakangan, sejumlah karyawan di divisi yang sama dengannya ikut resigned. Direktur utama perusahaan itu pun merasa tertekan karena perputaran (turnover) karyawan sangat tinggi. Cemas memikirkan biaya yang sudah dikeluarkan perusahaan untuk alokasi dana pelatihan karyawan. Ia juga bingung lantaran tidak tahu apa gerangan yang terjadi. Mengapa karyawan yang bertalenta bagus ini mengundurkan diri, padahal gajinya sudah cukup tinggi?

Lesmana resigned karena beberapa alasan. Alasan ini juga yang menyebabkan sebagian besar karyawan lain yang bertalenta tinggi akhirnya mengundurkan diri.

Beberapa survey membuktikan bahwa jika anda kehilangan karyawan berbakat, periksalah atasan langsung mereka. Si atasan adalah alasan utama karyawan tetap bekerja dan berkembang dalam suatu perusahaan. Namun dia jugalah yang menjadi alasan utama mengapa para karyawan berhenti dari pekerjaannya, membawa pergi pengetahuan, pengalaman dan klien mereka. Bahkan tidak jarang selanjutnya secara terang-terangan berkompetisi dengan perusahaan bekas tempatnya bekerja.

"Karyawan meninggalkan manajernya bukan perusahaannya" kata para ahli SDM. Begitu banyak uang yang telah dikeluarkan untuk tetap mempertahankan karyawan berbakat, baik dengan memberikan gaji lebih tinggi, bonus ekstra maupun pelatihan mahal. Namun pada akhirnya, perputaran karyawan kebanyakan disebabkan oleh manajer/pimpinannya, bukan oleh hal lain.

Jika anda mengalami masalah turnover, maka pertama-tama periksalah kembali para manajer anda. Apakah mereka biang keladi yang membuat para karyawan tidak betah? Pada tahap tertentu, karyawan tidak lagi melihat jumlah uang yang ia dapatkan, tapi lebih kepada bagaimana mereka diperlakukan dan seberapa besar perusahaan menghargai mereka. Kedua hal ini umumnya tergantung dari sikap para pimpinan terhadap mereka. Dan sejauh ini, bekerja dengan atasan yang buruk sering dialami oleh para karyawan yang bekerja dengan baik. Survey majalah Fortune beberapa tahun lalu mengungkapkan bahwa 75% karyawan menderita karena berada di bawah atasan yang menyebalkan.

Dari seluruh penyebab stress ditempat kerja, seorang atasan yang jahat mungkin adalah hal yang terburuk, yang secara langsung akan mempengaruhi kinerja dan mental para karyawan.

Simak saja kisah yang dikutip langsung dari "medan perang" ini. Mulya seorang insinyur, masih bergidik saat membayangkan hari-hari dimana ia dimaki-maki bos di depan staf lainnya. Atasannya itu sering menghina dengan kata-kata yang kasar. Waktu menghadapi hal menakutkan itu, Mulya praktis tak punya nyali untuk menjawab. Ia kembali ke rumah dengan perasaan tidak keruan dan mulai menjadi kasar seperti sang atasan. Bedanya kekesalan ini dilampiaskan ke istri dan anak-anaknya, kadang juga ke anjing peliharaannya. Lambat laun, bukan pekerjaan Mulya saja yang kacau balau, pernikahan dan keluarganya pun hancur berantakan.

Nasib Agus juga setali tiga uang. Menceritakan "penyiksaan" yang dilakukan oleh bosnya gara-gara ada perbedaan pendapat yang tidak terlalu penting antara keduanya. Atasan Agus benar-benar menunjukkan rasa tidak suka terhadapnya. Ia tidak lagi diikut-sertakan dalam pengambilan keputusan. "Bahkan dia tidak lagi memberikan saya dokumen maupun pekerjaan baru" keluh Agus. "Sangat memalukan duduk di depan meja kosong tanpa tahu apapun dan tidak seorangpun yang membantu saya". Lantaran tidak tahan lagi, lalu Agus mengundurkan diri.

Para ahli SDM mengatakan, dari segala bentuk kekerasan, tindakan memperlakukan karyawan ditempat umum adalah yang terburuk. Pada awalnya, si karyawan mungkin tidak langsung mengundurkan diri, akan tetapi pikiran itu sudah tertanam. Jika kejadian terulang lagi, pikiran tersebut akan semakin kuat. Dan akhirnya, pada kejadian yang ketiga, karyawan itu akan mulai mencari pekerjaan lain. Ketika seseorang tidak bisa membalas kemarahannya, ia akan melakukan pembalasan "pasif". Biasanya dengan cara memperlambat pekerjaan, berleha-leha, hanya melakukan pekerjaan yang disuruh atau menyembunyikan informasi penting. "Jika anda bekerja untuk orang yang menyebalkan, pada dasarnya anda ingin orang itu mendapat kesulitan. Jiwa dan pikiran kita tidak menyatu lagi dengan pekerjaan kita" papar Agus.

Para manajer bisa menekan bawahan melalui beragam cara. Misalnya dengan mengontrol bawahan secara berlebihan, curiga, menekan, terlalu kritis, bawel dan sebagainya. Namun para atasan tersebut tidak sadar bahwa karyawan bukan merupakan aset tetap, mereka adalah manusia bebas. Jika ini terus berlanjut, maka seorang karyawan akan mengundurkan diri, walau tampaknya cuma karena masalah sepele saja.

“Bukan pukulan ke-100 yang menjatuhkan seseorang, tapi 99 pukulan yang diterima sebelumnya”. Memang benar, karyawan meninggalkan pekerjaannya karena bermacam alasan untuk kesempatan yang lebih baik atau kondisi yang tidak memungkinkan lagi. Namun banyak yang semestinya tetap tinggal jika tidak ada satu orang (seperti atasan Lesmana) yang terus-menerus mengatakan, "Kamu tidak penting, saya bisa dapat lusinan orang yang lebih baik dari kamu!".

Kendati tersedia segudang pekerjaan lain (terlebih dalam keadaan pengangguran tinggi sekarang ini), bayangkanlah sesaat, berapa biaya atas hilangnya seorang karyawan yang bertalenta tinggi. Ada biaya yang harus dibayar untuk mencari pengganti, ada biaya pelatihan bagi pengganti karyawan tersebut. Belum lagi akibat yang ditimbulkan karena tidak ada orang yang mampu melakukan pekerjaan itu saat calon pengganti sedang dicari, kehilangan klien dan kontak yang dibawa pergi karyawan yang hengkang, penurunan moral karyawan lainnya, hilangnya rahasia penjualan dari karyawan tersebut yang seharusnya diinformasikan ke karyawan lainnya, dan yang terutama turunnya reputasi perusahaan. Lagi pula, setiap karyawan yang pergi, bagaimanapun juga akan menjadi"duta" untuk mewartakan hal yang baik maupun yang buruk dari perusahaan itu.

Kita semua tahu suatu perusahaan telekomunikasi besar yang orang-orang ingin sekali bergabung, atau suatu bank yang hanya sedikit orang ingin menjadi bagiannya. Mantan karyawan kedua perusahaan ini telah keluar untuk menceritakan kisah pekerjaannya.

"Setiap perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan harus memikirkan cara untuk mengikat jiwa setiap karyawannya" kata Jack Welch mantan orang nomor satu di General Electric. Umumnya nilai suatu perusahaan terletak "diantara telinga" para karyawannya.

“…Karyawan juga manusia, punya mata, punya hati...”


JUNIUS LEE
CEO & Managing Consultant
JCI Kimberley Executive Search International
(Recruitment Consultants)

The New BMW 320 Serie (by jon)

My Private Photo - 1#

My Private Photo - 2#

My Private Photo - 3#

My Private Photo - 4#

My Private Photo - 5#

My Private Photo - 6#

My Private Photo - 7#

Windows Shortcuts of the Day

Currency Converter